Siswa MAN Kota Pariaman Terapkan Nilai Ekoteologi melalui Penanaman Tanaman pada MATA MUDA

Gambar : Peserta didik baru MAN Kota Pariaman bersama siswa Fase F2 dan Fase F3 melakukan penanaman tanaman obat, bunga, dan pohon pelindung di lingkungan madrasah usai kegiatan muhadharah pagi, Jumat (17/7). Kegiatan ini merupakan implementasi nilai ekoteologi dalam rangkaian MATA MUDA sebagai upaya menumbuhkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.
Pariaman, Humas – Semangat menjaga kelestarian lingkungan ditanamkan kepada peserta didik MAN Kota Pariaman melalui kegiatan penanaman berbagai jenis tanaman dalam rangka Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATA MUDA), Jumat (17/7). Kegiatan ini dilaksanakan setelah pelaksanaan muhadharah pagi dan melibatkan seluruh peserta didik baru bersama siswa Fase F2 dan Fase F3.
Kegiatan penanaman dilakukan di sejumlah titik lingkungan madrasah dengan menanam berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA), tanaman bunga, serta pohon pelindung. Aksi tersebut merupakan implementasi nilai ekoteologi, yaitu upaya menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga dan merawat lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi sekaligus wujud pengamalan ajaran agama.
Peserta didik baru didampingi oleh kakak kelas, guru, dan panitia MATA MUDA selama proses penanaman. Selain memberikan pengalaman belajar secara langsung, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarsiswa serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan madrasah.
Kepala MAN Kota Pariaman, Emma Marni, menyampaikan bahwa penerapan ekoteologi menjadi salah satu bentuk pendidikan karakter yang terus dikembangkan di madrasah. Menurutnya, peserta didik tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dibiasakan untuk peduli terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi nyata.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Semoga peserta didik memiliki kepedulian, tanggung jawab, dan kebiasaan baik dalam merawat alam sejak dini," ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa bekerja sama menyiapkan media tanam, menanam bibit, hingga menyiram tanaman yang telah ditanam. Diharapkan, tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik sekaligus menjadi sarana edukasi bagi seluruh warga madrasah mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.





